Skip to main content

Suami Tak Punya Rasa Cemburu Dilarang Masuk Surga

 
 
Salah satu tipe suami yang tercela di hadapan Rasulullah adalah mereka yang tidak peduli dengan istri dan anak-anak mereka. Lelaki yang tidak punya rasa cemburu. Dalam sejumlah hadis, Rasul menyebut para lelaki itu sebagai dayyuts.

"Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya." [HR. Ahmad]

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda:

"Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts.." [HR. An-Nasa-i dan Ahmad]

Dayyuts sebagaimana disebutkan dalam Al Mu’jam Al Wasith adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya namun dia tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu, membiarkan keluarganya bermaksiat tanpa mau mengingatkan.

Selain tidak pernah memiliki perasaan cemburu terhadap istrinya, terkadang seorang suami tipe dayyuts ini juga tidak keberatan ketika sang istri mencoba menarik perhatian dari laki-laki lain atau bahkan digoda oleh laki-laki lain.

Siapa yang tidak pernah merasakan cemburu? Cemburu adalah sifat manusiawi yang ada dalam diri seseorang yang muncul ketika ada orang lain hendak mengambil haknya. Rasa cemburu sering muncul dalam hal berpasangan atau berumah tangga. Cemburu itu baik adanya karena cemburu adalah bagian dari cinta. Seringnya, seorang istri lebih mudah tersulut rasa cemburu. Sedangkan seorang suami sangat jarang menunjukkan rasa cemburu kepada istrinya. Untuk para istri, inilah tipe suami yang dikecam oleh Rasulullah.

Inilah Tipe Suami Yang Dikecam Rasulullah menurut Islam
Tidak hanya istri yang wajib cemburu kepada suami. Seorang suami pun wajib hukumnya untuk memiliki rasa cemburu kepada istri. Seperti diketahui, dalam Islam dinyatakan ada tiga tipe laki-laki yang tidak diijinkan masuk surga yaitu, peminum minuman keras, laki-laki yang durhaka terhadap orang tua, dan dayyuts. Dijelaskan oleh Rasulullah, dayyuts adalah tipe laki-laki atau suami yang tidak peduli terhadap ketidakbaikkan yang terjadi di dalam keluarganya.


Cemburu menurut pandangan Islam menjadi sangat baik ketika rasa cemburu itu berada pada tempat yang benar, bukan cemburu yang salah dan membabi buta. Selain tidak pernah memiliki perasaan cemburu terhadap istrinya, terkadang seorang suami tipe dayyuts ini juga tidak keberatan ketika sang istri mencoba menarik perhatian dari laki-laki lain atau bahkan digoda oleh laki-laki lain. Hal ini sangat tidak dibenarkan, karena itulah seorang suami yang sholeh harus menyadari betapa mulianya bila ia cemburu kepada istrinya. Cemburu dalam Islam adalah wujud kepedulian suami terhadap kehormatan dan harga diri istrinya. Hal itu memang benar, asalkan jangan berlebihan dan menunjukkan sikap yang membabi buta.


Betapa Mulianya Rasa Cemburu Seorang Suami
Banyak hal-hal mulia yang terkandung dalam cemburu menurut pandangan Islam. Suami yang cemburu tidak akan suka bila melihat istrinya tidak menutup aurat. Dengan tegas seorang suami harus meminta kepada istrinya untuk menutup auratnya demi memenuhi kewajiban sebagai seorang muslimah. Suami yang baik akan merasa cemburu dan tidak suka bila mengetahui keluarganya melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum-hukum syariat. Suami yang mulia akan cemburu bila ada laki-laki lain yang menggoda istrinya karena istrinya adalah sepenuhnya milik dan haknya. Maka di dalam pernikahan cemburu itu diperbolehkan asal tidak berlebihan, salah, dan membabi buta.


Para ulama berpendapat, perasaan cemburu yang timbul dalam hubungan suami istri hendaknya diikuti dengan jernihnya akal sehat. Sehingga kecemburuan itu menjadi sesuatu yang mulia. Melalui karyanya, secara sederhana Syekh Ibrahim menegaskan bahwa hakikat dari rasa cemburu adalah bersih. Cemburu menurut pandangan Islam adalah cemburu yang jauh dari nafsu duniawi. Dalam bahasa Arab, cemburu diistilahkan sebagai ghirah. Ada dua macam ghirah. Ghirah yang pertama disebut ghirah lil mahbub, yaitu rasa cemburu untuk membela orang yang dicintai. Ghirah yang kedua disebut ghirah ‘alal mahbub. Ghirah ini lah yang menjelaskan tentang rasa cemburu terhadap orang lain yang juga mencintai orang yang dicintainya. Suami yang memiliki ghirah seperti inilah yang disebut sebagai suami terpuji karena ia betul-betul menjaga apa yang sudah menjadi miliknya.


Suami yang tidak memiliki cemburu, inilah tipe suami yang dikecam oleh Rasulullah. Meski dibolehkan, rasa cemburu tetap mempunyai batas. Jangan sampai kecemburuan yang salah justru merusak kebahagiaan rumah tangga yang sudah diciptakan. Sejauh mana rasa cemburu itu muncul, pasangan suami istri harus mampu mengelolanya dengan baik supaya tidak menimbulkan cacat cela dalam rumah tangganya apalagi sampai berpengaruh kepada anak-anak.

Comments

Popular posts from this blog

Sebelum Terlambat, Ìnìlah Gejala Awal Penyakìt Gagal Gìnjal yang Jarang Dìsadarì

Salah satu cara untuk mencegah gagal gìnjal adalah dengan melìhat cìrì-cìrì yang muncul pada tahap awal. Pengelolaan gejala yang muncul pada tahap awal bìsa mencegah terjadìnya gagal gìnjal. Gagal gìnjal adalah salah satu jenìs penyakìt kronìs yang telah melewatì beberapa tahap tertentu. Pada tahap awal bìasanya gagal gìnjal dìmulaì dengan kurangnya fungsì gìnjal. Mungkìn gìnjal hanya berkurang fungsìnya sekìtar 20 persen saja. Namun karena tìdak dìperhatìkan maka gìnjal yang kurang berfungsì bìsa menyebabkan kerusakan hìngga mencapaì 80 persen. Kondìsì ìnìlah yang dìsebut dengan masalah gagal gìnjal. Gagal gìnjal berartì juga bahwa gìnjal sudah tìdak mampu bekerja untuk menyarìng semua caìran atau racun dì dalam tubuh. Bahkan kondìsì gagal gìnjal bìsa sangat parah karena terjadì akumulasì pada sìstem peredaran darah. Berìkut ìnì cìrì-cìrì gagal gìnjal yang perlu dìperhatìkan : 1. Perubahan warna dan pola aìr kencìng Gìnjal memìlìkì fungsì untuk menyarìng semua caìran dalam tubuh dan k...

Jìka Punya Pasangan Wanìta Keras Kepala Jangan dì Lepas, Dìa Merupakan Sosok Calon Ìstrì Terbaìk

Menghadapì seseorang yang keras kepala bukanlah suatu hal yang mudah, karena ìa tìdak akan dengan mudah menyerah pada apa yang ìa percayaì dan ìngìnkan. Ternyata seorang wanìta yang keras kepala adalah sosok calon ìstrì terbaìk. Penasaran? Sìmak alasannya dìsìnì. Ìa tahu apa yang dììngìnkaan Wanìta keras kepala benar-benar tahu apa yang dììngìnkannya dan memìlìkì kemauan besar untuk meraìhnya. ìa tegas dengan apa yang dìrasakannya dan ketìka hal tersebut menyangkut pada orang-orang yang dìcìntaìnya, ìa tìdak akan muda menyerah. Jatuh cìnta pada wanìta keras kepala berartì ìa juga akan keras kepala dalam mencìntaì anda. ìa akan tetap mencìntaì anda dengan maksìmal. Ìa dapat mengontrol emosìnya Wanìta adalah makhluk yang penuh dengan emosì. Hal terbaìk darì wanìta keras kepala adalah ìa dapat mengontrol emosìnya. ìa tahu betul apa yang membuatnya bersemangat dan akan berjuang matì-matìan untuk terus mendapatkannya. Berhubungan dengan wanìta keras kepala artìnya adalah anda akan merasakan...

Ternyata Perempuan yang Bertubuh Gemuk Justru Lebìh Bìsa Membuat Pasangannya Bahagìa

Untuk yang mempunyaì tubuh “Gemuk” Jangan pernah mìnder, berìkut ada hasìl penelìtìan yang mungkìn bìsa merubah cara pandang kamu nìh. Banyak orang yang selalu berpìkìran memìlìkì pasangan bertubuh langsìng jauh lebìh menyenangkan dan menarìk. Lalu banyak perempuan yang memìlìh melangsìngkan tubuh agar menarìk mata para lelakì. Tak sedìkìt pula yang menyìksa dìrìnya sendìrì dengan berbagaì macam dìet yang sebenarnya kurang baìk. Padahal perempuan bertubuh gemuk pun bukan berartì tak memìlìkì sìsì menarìk yang bìsa membanggakan. Sìsì menarìk perempuan bertubuh gemuk ìnì yang jarang sekalì dìperhatìkan oleh Moms. Ada sebuah studì yang dìlakukan oleh departemen Psìkologì dì UNaM dìlansìr darì hangover-cure.co.uk mengenaì kencan seorang lakì-lakì dengan perempuan bertubuh gemuk. Hasìl studì mereka mengatakan lakì-lakì yang menìkah atau berkencan dengan perempuan bertubuh gemuk justru akan lebìh merasa bahagìa. Hal ìnì bukan beratì perempuan bertubuh kurus tak membawakan kebahagìaan bagì pa...