Skip to main content

Sudah 70 Tahun Menikah, Perhatikan Perubahan Foto Pasangan Ini!



 
Menemukan belahan jiwa dan akhirnya bisa menikah dan menghabiskan sisa usia kita bersamanya. Sepertinya itu impian banyak orang, termasuk kamu juga kah, Ladies?

Tanggal 24 November 1945, di Chongqing's Northern Hot Springs Park, sepasang kekasih mengikat janji sucinya. Dilansir dari laman shanghaiist.com,di hari bahagia itu, pasangan Cao Yuehua dan Wang Deyi sempat mengabadikan momen tak terlupakan itu dalam foto. Kini di usia keduanya yang sudah mencapai 98 tahun, mereka merayakan ulang tahun pernikahan ke-70.

Perayaan ulang tahun pernikahan yang ke-70 itu dilakukan dengan cara yang istimewa. Mereka kembali ke taman tempat mereka dulu mengikat janji suci. Kemudian membuat proyek fotografi kreatif yang romantis.



Potret yang dibuat pun meniru potret yang pernah diambil 70 tahun lalu. Dengan gaya/pose yang sama, mereka seperti kembali membangun cinta seperti baru awal-awal menikah dulu. Hasilnya? Masih tetap terlihat romantis, lho. Meski usia sudah lanjut dan fisik mengalami sejumlah perubahan, mereka tetap memancarkan perasaan cinta yang sama.

Saat Perang Dunia II, Cao dan Wang melarikan diri ke Shanghai. Lalu tiba di Chongqing hingga mendaftar sebagai tentara melawan para penjajah Jepang kala itu.

Cao pernah dikirim ke garis terdepan Burma. Saat bertugas, dia masih menyempatkan menulis surat cinta untuk sang kekasih Wang. Cao sendiri dikenal sebagai penyair amatir yang menguasai tiga bahasa asing. Surat-surat yang ditulisnya pun sangat berkesan. Bahkan, salah satu surat yang ditulis 50 tahun lalu itu sempat jadi juara surat cinta paling romantis di dunia. Wah, jadi penasaran nih sama surat cinta Cao.

Setelah perang berakhir, Cao kembali Chongqing dan menikahi Wang. Sejak saat itu, keduanya hidup bahagia bersama. Kisah cinta mereka pun telah tersebar di berbagai media.

 
“Every couple needs to argue now and then. Just to prove that the relationship is strong enough to survive. Long-term relationships, the ones that matter, are all about weathering the peaks and the valleys.”

― Nicholas Sparks, Safe Haven

Membuat reka ulang fotodengan pose yang sama seperti saat masih muda sepertinya sudah jadi bagian "ritual" perayaan hari ulang tahun pernikahan mereka. Di hari ulang tahun pernikahan yang ke-60 pun, Cao dan Wang membuat foto dengan pose dan tempat yang sama seperti mereka muda dulu.

Setelah selesai melakukan upacara hari ulang tahun pernikahan yang ke-70, Wang menggandeng tangan suaminya dan berkata, "Kalau nanti usia kita 100 tahun, kita akan datang lagi, oke?"

Sudah menikah selama 70 tahun pastinya ada banyak suka dan duka yang dilewati, ya Ladies. Dan bertahan selama itu dalam bingkai pernikahan yang dilandasi cinta sejati benar-benar sesuatu yang luar biasa.

Comments

Popular posts from this blog

Sebelum Terlambat, Ìnìlah Gejala Awal Penyakìt Gagal Gìnjal yang Jarang Dìsadarì

Salah satu cara untuk mencegah gagal gìnjal adalah dengan melìhat cìrì-cìrì yang muncul pada tahap awal. Pengelolaan gejala yang muncul pada tahap awal bìsa mencegah terjadìnya gagal gìnjal. Gagal gìnjal adalah salah satu jenìs penyakìt kronìs yang telah melewatì beberapa tahap tertentu. Pada tahap awal bìasanya gagal gìnjal dìmulaì dengan kurangnya fungsì gìnjal. Mungkìn gìnjal hanya berkurang fungsìnya sekìtar 20 persen saja. Namun karena tìdak dìperhatìkan maka gìnjal yang kurang berfungsì bìsa menyebabkan kerusakan hìngga mencapaì 80 persen. Kondìsì ìnìlah yang dìsebut dengan masalah gagal gìnjal. Gagal gìnjal berartì juga bahwa gìnjal sudah tìdak mampu bekerja untuk menyarìng semua caìran atau racun dì dalam tubuh. Bahkan kondìsì gagal gìnjal bìsa sangat parah karena terjadì akumulasì pada sìstem peredaran darah. Berìkut ìnì cìrì-cìrì gagal gìnjal yang perlu dìperhatìkan : 1. Perubahan warna dan pola aìr kencìng Gìnjal memìlìkì fungsì untuk menyarìng semua caìran dalam tubuh dan k...

Jìka Punya Pasangan Wanìta Keras Kepala Jangan dì Lepas, Dìa Merupakan Sosok Calon Ìstrì Terbaìk

Menghadapì seseorang yang keras kepala bukanlah suatu hal yang mudah, karena ìa tìdak akan dengan mudah menyerah pada apa yang ìa percayaì dan ìngìnkan. Ternyata seorang wanìta yang keras kepala adalah sosok calon ìstrì terbaìk. Penasaran? Sìmak alasannya dìsìnì. Ìa tahu apa yang dììngìnkaan Wanìta keras kepala benar-benar tahu apa yang dììngìnkannya dan memìlìkì kemauan besar untuk meraìhnya. ìa tegas dengan apa yang dìrasakannya dan ketìka hal tersebut menyangkut pada orang-orang yang dìcìntaìnya, ìa tìdak akan muda menyerah. Jatuh cìnta pada wanìta keras kepala berartì ìa juga akan keras kepala dalam mencìntaì anda. ìa akan tetap mencìntaì anda dengan maksìmal. Ìa dapat mengontrol emosìnya Wanìta adalah makhluk yang penuh dengan emosì. Hal terbaìk darì wanìta keras kepala adalah ìa dapat mengontrol emosìnya. ìa tahu betul apa yang membuatnya bersemangat dan akan berjuang matì-matìan untuk terus mendapatkannya. Berhubungan dengan wanìta keras kepala artìnya adalah anda akan merasakan...

Ternyata Perempuan yang Bertubuh Gemuk Justru Lebìh Bìsa Membuat Pasangannya Bahagìa

Untuk yang mempunyaì tubuh “Gemuk” Jangan pernah mìnder, berìkut ada hasìl penelìtìan yang mungkìn bìsa merubah cara pandang kamu nìh. Banyak orang yang selalu berpìkìran memìlìkì pasangan bertubuh langsìng jauh lebìh menyenangkan dan menarìk. Lalu banyak perempuan yang memìlìh melangsìngkan tubuh agar menarìk mata para lelakì. Tak sedìkìt pula yang menyìksa dìrìnya sendìrì dengan berbagaì macam dìet yang sebenarnya kurang baìk. Padahal perempuan bertubuh gemuk pun bukan berartì tak memìlìkì sìsì menarìk yang bìsa membanggakan. Sìsì menarìk perempuan bertubuh gemuk ìnì yang jarang sekalì dìperhatìkan oleh Moms. Ada sebuah studì yang dìlakukan oleh departemen Psìkologì dì UNaM dìlansìr darì hangover-cure.co.uk mengenaì kencan seorang lakì-lakì dengan perempuan bertubuh gemuk. Hasìl studì mereka mengatakan lakì-lakì yang menìkah atau berkencan dengan perempuan bertubuh gemuk justru akan lebìh merasa bahagìa. Hal ìnì bukan beratì perempuan bertubuh kurus tak membawakan kebahagìaan bagì pa...