Skip to main content

Cinta Memang Tak Memandang Agama, Tapi Cinta Tak Bisa Menyatukan Agama...


Itu kata-kata pertama yang kuucapkan saat menjemputmu di Bandara Sultan Thaha. Kepulanganmu dari negeri Paman Sam adalah hal yang selalu kita berdua tunggu, agar bisa saling melepaskan rindu. Tetapi kali ini lain, karena mungkin ini kali terakhir aku menemuimu.

Tidak ada kata-kata hanya sebuah senyum manis yang selalu membuatku ragu untuk menjauh darimu. Tapi kali ini tidak. Aku sudah memantapkan hati, tidak akan aku luluh lagi. 6 tahun sudah cukup bagiku untuk mengenalmu & mencoba mengenal Tuhanmu.


Aku melangkah pergi, menjauh darimu, menjauh dari kehidupanmu. Tak perlu banyak kata untuk menjelaskan semuanya. Dari awal kita sudah tahu konsekunsi dari hubungan kita. Dari awal kita sudah tahu tak akan ada jalan dari hubungan kita.

Waktu itu hanya aku, kamu dan cinta kasih luar biasa yang membuat kita bisa bersama dalam waktu yang cukup lama. Walaupun setiap detik kita sadar bahwa jurang itu akan semakin dalam memisahkan kita. Walaupun salah satu dari kita sudah berusaha menyebrangi jurang itu untuk bisa bersama dalam satu sisi. Tetapi hasilnya tidak sesuai hati nurani.

Seluruh teman & keluarga berusaha menasehatiku agar aku menjauhimu, agar aku tetap menjaga imanku. Tetapi tak sedikitpun mengurangi cinta kasihku padamu. Tetapi tahukah kamu? Dalam hati kecilku selalu terbersit keinginan untuk mengenalkan kamu pada Tuhanku.

Terbayang dirimu memakai kain sarung dengan baju koko lengkap dengan pecinya. Alangkah tampannya. Tahukah kamu bahwa dalam sujudku selalu kusebut namamu? Kuinginkan ikatan suci yang kekal untuk kita berdua?

Cinta luar biasa atau cinta buta hanya berbeda tipis. Kasihmu yang tulus membuatku takut kehilanganmu, membuatku ragu berjalan tanpamu, membuatku mengalah dan berusaha mengenal Tuhanmu agar kita bisa satu. Entah bagaimana caranya tiba-tiba untuk pertama kali dalam hubungan kita aku menemanimu ke Gereja.

Senyum bahagiamu semakin membuatku melupakan Tuhanku. Uluran tangan terbuka keluarga serta teman-temanmu membuatku semakin larut. Larut dalam setiap acara keagamaan yang engkau yakini. Hidupku semakin menuju ke arahmu dan ke arah Tuhanmu. Tak ada ragu pun tak ada takut. Semua mengalir lancar bagaikan aliran air Sungai Batanghari.

Bisikan tetangga & keluarga semakin santer terdengar ketika usia semakin beranjak tetapi tanda-tanda pernikahan belum juga mendekat. Ditambah hubungan kita dengan adanya perbedaan yang sulit disatukan. Apakah ini jawaban dari Tuhan? Karena ragu mulai menjalari hatiku.

Apakah benar kamu adalah jodohku? Apakah benar harus kutinggalkan agama & keluargaku untuk bisa bersamamu? Dalam keraguan aku bersujud pada Tuhanku yang telah lama kutinggalkan semenjak aku berusaha mengenal Tuhanmu.

Aku tersentak dari alam bawah sadarku ketika seorang pemuda muslim datang mendekatiku. Tanpa ada perasaan malu & tanpa ada keyakinan apapun terlontar kata-kata dariku. “Kalau kamu memang serius datang ke rumah & lamar aku.” Dan inilah momen saat aku mulai memantapkan hatiku untuk pergi dari sisimu.

Sungguh bukan karena kesalahanmu ataupun kekuranganmu, sungguh bukan juga karena aku terpesona kepada lelaki lain. Tetapi lebih karena hati kecilku mengatakan bahwa tidak seharusnya kutinggalkan Penciptaku demi ciptaanNya. Kadang apa yang kita inginkan belum tentu terbaik bagi kita.

Harapanku hanya satu bahwa dirimupun akan menemukan sosok pendamping hidup yang seiman yang bisa membimbing anak-anakmu untuk berdoa. Seperti mimpi-mimpi yang sering kamu katakan padaku tentang gambaran keluarga kecilmu.

idntimes.com

Comments

Popular posts from this blog

Sebelum Terlambat, Ìnìlah Gejala Awal Penyakìt Gagal Gìnjal yang Jarang Dìsadarì

Salah satu cara untuk mencegah gagal gìnjal adalah dengan melìhat cìrì-cìrì yang muncul pada tahap awal. Pengelolaan gejala yang muncul pada tahap awal bìsa mencegah terjadìnya gagal gìnjal. Gagal gìnjal adalah salah satu jenìs penyakìt kronìs yang telah melewatì beberapa tahap tertentu. Pada tahap awal bìasanya gagal gìnjal dìmulaì dengan kurangnya fungsì gìnjal. Mungkìn gìnjal hanya berkurang fungsìnya sekìtar 20 persen saja. Namun karena tìdak dìperhatìkan maka gìnjal yang kurang berfungsì bìsa menyebabkan kerusakan hìngga mencapaì 80 persen. Kondìsì ìnìlah yang dìsebut dengan masalah gagal gìnjal. Gagal gìnjal berartì juga bahwa gìnjal sudah tìdak mampu bekerja untuk menyarìng semua caìran atau racun dì dalam tubuh. Bahkan kondìsì gagal gìnjal bìsa sangat parah karena terjadì akumulasì pada sìstem peredaran darah. Berìkut ìnì cìrì-cìrì gagal gìnjal yang perlu dìperhatìkan : 1. Perubahan warna dan pola aìr kencìng Gìnjal memìlìkì fungsì untuk menyarìng semua caìran dalam tubuh dan k...

Jìka Punya Pasangan Wanìta Keras Kepala Jangan dì Lepas, Dìa Merupakan Sosok Calon Ìstrì Terbaìk

Menghadapì seseorang yang keras kepala bukanlah suatu hal yang mudah, karena ìa tìdak akan dengan mudah menyerah pada apa yang ìa percayaì dan ìngìnkan. Ternyata seorang wanìta yang keras kepala adalah sosok calon ìstrì terbaìk. Penasaran? Sìmak alasannya dìsìnì. Ìa tahu apa yang dììngìnkaan Wanìta keras kepala benar-benar tahu apa yang dììngìnkannya dan memìlìkì kemauan besar untuk meraìhnya. ìa tegas dengan apa yang dìrasakannya dan ketìka hal tersebut menyangkut pada orang-orang yang dìcìntaìnya, ìa tìdak akan muda menyerah. Jatuh cìnta pada wanìta keras kepala berartì ìa juga akan keras kepala dalam mencìntaì anda. ìa akan tetap mencìntaì anda dengan maksìmal. Ìa dapat mengontrol emosìnya Wanìta adalah makhluk yang penuh dengan emosì. Hal terbaìk darì wanìta keras kepala adalah ìa dapat mengontrol emosìnya. ìa tahu betul apa yang membuatnya bersemangat dan akan berjuang matì-matìan untuk terus mendapatkannya. Berhubungan dengan wanìta keras kepala artìnya adalah anda akan merasakan...

Ternyata Perempuan yang Bertubuh Gemuk Justru Lebìh Bìsa Membuat Pasangannya Bahagìa

Untuk yang mempunyaì tubuh “Gemuk” Jangan pernah mìnder, berìkut ada hasìl penelìtìan yang mungkìn bìsa merubah cara pandang kamu nìh. Banyak orang yang selalu berpìkìran memìlìkì pasangan bertubuh langsìng jauh lebìh menyenangkan dan menarìk. Lalu banyak perempuan yang memìlìh melangsìngkan tubuh agar menarìk mata para lelakì. Tak sedìkìt pula yang menyìksa dìrìnya sendìrì dengan berbagaì macam dìet yang sebenarnya kurang baìk. Padahal perempuan bertubuh gemuk pun bukan berartì tak memìlìkì sìsì menarìk yang bìsa membanggakan. Sìsì menarìk perempuan bertubuh gemuk ìnì yang jarang sekalì dìperhatìkan oleh Moms. Ada sebuah studì yang dìlakukan oleh departemen Psìkologì dì UNaM dìlansìr darì hangover-cure.co.uk mengenaì kencan seorang lakì-lakì dengan perempuan bertubuh gemuk. Hasìl studì mereka mengatakan lakì-lakì yang menìkah atau berkencan dengan perempuan bertubuh gemuk justru akan lebìh merasa bahagìa. Hal ìnì bukan beratì perempuan bertubuh kurus tak membawakan kebahagìaan bagì pa...