Skip to main content

Sebelum Pamer Foto Liburan di Medsos, Please Lunasi Dulu Hutangmu



Sebagian dari kita mungkin pernah sebal dengan situasi seperti ini. Ketika ada teman atau kenalan kita yang terlihat begitu sumringah dalam foto liburannya di media sosial. Seakan mereka tak punya beban atau tanggungan kalau mereka sebenarnya punya hutang sama kita. Boro-boro sudah melunasi hutang, tiap kali ditagih selalu saja ada alasannya. Eh, tapi mereka malah masih bisa liburan mewah dan pakai pamer fotonya di media sosial lagi.

Jelas kita akan merasa kesal dan emosi kalau berada di persoalan seperti ini. Memang sih tiap orang punya hak untuk bahagia dan liburan. Tapi kadang nyesek banget rasanya ketika pada kenyataannya mereka belum bayar hutang ke kita. Please deh bisa nggak lunasi dulu hutangnya sebelum pamer foto selfie liburan di media sosial.

Kadang Ingin Menyindir Tapi Takutnya si Doi Nggak Merasa Kesindir
Memang ya kalau sudah menyangkut hutang, apalagi ke temen sendiri kadang rasanya jadi agak ribet dan dilema sendiri. Apalagi kalau ternyata dia bebal, tiap kali ditagih baik-baik untuk bayar hutang selalu saja ada alasan yang diutarakannya. Pas tahu dia malah liburan dan senang-senang, rasanya memang gregetan. Mau menyindirnya pun rasanya jadi agak malas karena takutnya dia malah nggak kesindir sama sekali.

Kadang Nggak Habis Pikir Aja, Kok Ada Orang yang Nggak Merasa Bersalah

Ya kan, jadinya nggak habis pikir aja kok ada orang yang nggak merasa bersalah. Oke itu haknya mau liburan atau hura-hura, tapi jadinya bikin sebel juga kalau kenyataannya dia masih punya hutang ke kita. Apa nggak ada rasa bersalah sama sekali? Atau jangan-jangan dia memang sengaja cuek? Ah, entahlah.

Benar-Benar Ujian Jika Punya Teman yang Hobi Ngutang Tapi Suka Sok Cuek
Kayaknya lain kali kita perlu lebih hati-hati lagi dan nggak sembarangan memberi hutang. Soalnya bakal bikin susah kita sendiri kalau memberi hutang pada orang yang susah ditagihnya. Jadinya malah kepikiran terus dan bikin sakit hati. Memang niat kita ingin membantunya dengan memberinya hutang, tapi sepertinya harus lihat situasinya lebih dulu.

Mungkin Kita Hanya Perlu Positive Thinking Lagi
Kita sih memang nggak pernah tahu niat dan maksud yang dimiliki hati seseorang. Mungkin saja memang dia liburan karena rencananya sudah dibuat dari jauh-jauh hari. Atau dia dapat undangan liburan dari orang terdekatnya. Jadi, ya wajar kalau dia kemudian mau pamer foto liburannya di media sosial. Ya, kita sih mencoba untuk positive thinking aja. Nanti kalau dia sudah pulang dari liburannya, baru deh kita tagih lagi dia untuk bayar hutang.

Urusan hutang dan menghutangi memang kadang jadi agak pelik jika yang berhutang agak sulit ditagihnya. Anggap saja ini ujian buat kita. Siapa tahu dengan lebih bersabar (dengan tetap menagih hutangnya), rezeki kita bisa bertambah suatu hari nanti, ya nggak?

Comments

Popular posts from this blog

Suami Tak Punya Rasa Cemburu Dilarang Masuk Surga

    Salah satu tipe suami yang tercela di hadapan Rasulullah adalah mereka yang tidak peduli dengan istri dan anak-anak mereka. Lelaki yang tidak punya rasa cemburu. Dalam sejumlah hadis, Rasul menyebut para lelaki itu sebagai dayyuts. "Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya." [HR. Ahmad] Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda: "Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts.." [HR. An-Nasa-i dan Ahmad] Dayyuts sebagaimana disebutkan dalam Al Mu’jam Al Wasith adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya namun dia tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu, membiarkan keluarganya ...

Istri Yang Suka Ngomel Ternyata Baik Untuk Kesehatan Suami

Ketika sepasang kekasih telah memutuskan untuk menikah, dipastikan keduanya ingin memiliki kehidupan keluarga yang bahagia, saling peduli satu sama lain dan hidup dengan tenang serta nyaman bersama. Tapi, keluarga bahagia dan hidup nyaman menurut penelitian justru bisa meningkatkan risiko penyakit khususnya diabetes untuk pasangan. Lebih sedih lagi, hubungan yang bahagia akan meningkatkan risiko diabetes lebih besar buat pria atau suami.   Dikutip dari laman   asiantown.net , hubungan pernikahan bahagia dan perlakuan yang menyenangkan dari istri akan meningkatkan risiko diabetes buat suami. Sementara itu, istri yang suka ngomel, sering marah-marah dan banyak maunya justru akan membuat suami sangat rendah berisiko diabetes alias menjadi lebih sehat.   Walau dikatakan istri yang suka ngomel ternyata baik buat kesehatan suami, hal ini tidak menjamin bahwa suami dengan istri yang suka ngomel akan baik-baik dan selalu sehat lho ya. Tetap ada masa di mana imun tubuh suami menur...

Kesal Diselingkuhi, Istri ini Nekat Lelang Suaminya ke Wanita Lain Seharga 100 Juta!

Tak ada satupun wanita yang mau suaminya berselingkuh, dan pergi meninggalkannya bersama anak-anak. Tapi wanita ini berbeda, dia bahkan dengan rela membiarkan suaminya pergi bersama wanita lain, demi uang. Seorang wanita bernama Ramya asal Karnataka, India menjual suaminya kepada selingkuhan pria itu untuk membayar hutangnya. Melansir Tribun Medan, Ini semua berawal ketika Ramya mendapati suaminya berselingkuh, dan memiliki kekasih lain di belakangnya. Pria itu mulai jarang pulang, dan memilih tinggal di rumah kekasihnya. Sejak itu, Ramya dan suami menjadi sering bertengkar. Satu ketika, wanita itu mendatangi rumah kekasih gelap suaminya, dan melabraknya. Mereka mulai beradu mulut, tentang masalah itu. Dan tiba-tiba, terungkap bahwa Ramya memiliki banyak hutang. Mendengar hal tersebut, kekasih gelap suaminya memberikan penawaran pada Ramya. Ia menyebut, akan membayar hutang Ramya, jika wanita itu mau berpisah dengan suaminya. Ramya awalnya sangat terkejut dengan penawaran tersebut. Tap...