Skip to main content

Untukmu Yang Sering Buatku Pilu, Aku Kini Makin Bahagia Tanpamu




Putus cinta merupakan salah satu hal yang begitu menyakitkan. Tak hanya menyakitkan saja sih, putus cinta atau melepas orang yang sangat dicintai tentunya juga membuat perasaan jadi kecewa, terluka hingga merana. Galau selepas putus? Ini mah sudah biasa dan semua orang nampaknya juga pernah merasakannya.
Jadi, jika kamu saat ini sedang putus cinta, nikmati saja hal itu dan terima dengan lapang dada. Pada satu kondisi, putus cinta bisa saja membuat kamu justru menjadi pribadi yang lebih bahagia. Kamu pun bisa belajar banyak hal dari apa yang kamu alami tersebut. Menariknya lagi, putus cinta bisa saja membuat kamu menjadi seseorang dengan pemikiran yang dewasa, kesabaran semakin luar biasa dan pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Melepas Dia Yang Sering Buatmu Pilu, Percayalah Bahwa Itu Jalan Menuju Bahagiamu
Akan lebih sakit mana saat kamu menjalin hubungan bersama seseorang yang sangat kamu cintai tetapi ia sering kali membuat kamu pilu dengan putus cinta darinya dan kamu pun bisa menggapai bahagiamu dengan caramu? Saya rasa, kamu pasti akan merasa lebih bahagia ketika kamu mau melepaskan dia yang sering kali membuat pilu. Sama seperti orang lainnya, kamu wajib temukan bahagiamu bersama seseorang yang memang menawarkan ragam kebahagiaan untukmu.

Bertahan pada orang yang sangat kamu cintai tetapi ia tak peduli padamu, ia yang hanya membuatmu merasa sakit dan pilu, tentu ini bukan suatu hal yang baik. Ketika dua orang menjalin hubungan, harapannya adalah keduanya bisa saling melengkapi kebahagiaan masing-masing. Tapi, jika pada hubungan tersebut salah seorang justru sering kali tersakiti, rasanya ini sungguh tak adil. Ini bahkan bisa dikatakan bukan suatu hubungan melainkan penyiksaan.

Memang, cinta hadir dengan sendirinya dan kadang membuat kita seperti orang gila yang tak peduli lagi dengan semuanya. Tapi, tetaplah untuk berpikir jernih menggunakan logika. Cinta yang menyakitkan justru tak akan pernah membuatmu bahagia. Untuk itu, usahakan untuk perlahan merelakan cinta tersebut dan melepas ia yang sangat kamu cintai namun tak segan membuatmu pilu. Percayalah, dengan melepas seseorang yang sering kali membuatmu pilu dan tak peduli padamu, ini merupakan jalan baru buatmu untuk menemukan bahagiamu.

Melepas Orang Yang Dicintai Memang Sakit, Tapi....
Ketika kamu memutuskan untuk melepas seseorang yang begitu dicintai, hal ini memang sakit. Tapi, jika ia yang kamu cintai adalah orang yang sering kali membuatmu sakit, percaya saja bahwa kamu akan lebih lega. Sakit yang kamu rasa saat melepasnya, kemungkinan besar rasanya juga tak akan sesakit saat ia dengan sengaja menyakitimu. Melepas orang yang begitu kamu cintai sementara ia tak menaruh sedikit pun cinta padamu, setidaknya hal ini akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih sabar, berkualitas dan mandiri.

Tak perlu risau dan galau terlalu dalam, Tuhan tak akan membiarkanmu terus sendiri selepas kamu putus dari orang yang kamu cinta. Tuhan, akan selalu menyiapkan orang baru di kehidupanmu dimana nantinya orang baru ini akan membuatmu semakin bahagia. Sama halnya dengan rezeki yang telah tertakar, urusan cinta dan jodoh pasti tak akan tertukar. Kalau memang orang yang kamu cinta dan namanya kamu sebut dalam doa tak tercipta untukmu, mungkin saja ada orang lain di luar sana yang diam-diam selalu menyebut namamu dalam doanya dan dialah yang tercipta untukmu. Dia yang pastinya lebih baik, lebih pantas dan lebih peduli terhadapmu.

Untukmu yang sedang dilanda cinta namun cinta tersebut sering kali membuatmu pilu, pikir lagi apakah iya bahwa kamu akan bertahan padanya? Ingat, kamu wajib bahagia melalui cinta dan pribadi yang membahagiakan pula. Melepas cinta yang sering membuat pilu, percayalah bahwa itu akan membuatmu menemukan bahagiamu yang baru.

Comments

Popular posts from this blog

Suami Tak Punya Rasa Cemburu Dilarang Masuk Surga

    Salah satu tipe suami yang tercela di hadapan Rasulullah adalah mereka yang tidak peduli dengan istri dan anak-anak mereka. Lelaki yang tidak punya rasa cemburu. Dalam sejumlah hadis, Rasul menyebut para lelaki itu sebagai dayyuts. "Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya." [HR. Ahmad] Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda: "Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts.." [HR. An-Nasa-i dan Ahmad] Dayyuts sebagaimana disebutkan dalam Al Mu’jam Al Wasith adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya namun dia tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu, membiarkan keluarganya ...

Istri Yang Suka Ngomel Ternyata Baik Untuk Kesehatan Suami

Ketika sepasang kekasih telah memutuskan untuk menikah, dipastikan keduanya ingin memiliki kehidupan keluarga yang bahagia, saling peduli satu sama lain dan hidup dengan tenang serta nyaman bersama. Tapi, keluarga bahagia dan hidup nyaman menurut penelitian justru bisa meningkatkan risiko penyakit khususnya diabetes untuk pasangan. Lebih sedih lagi, hubungan yang bahagia akan meningkatkan risiko diabetes lebih besar buat pria atau suami.   Dikutip dari laman   asiantown.net , hubungan pernikahan bahagia dan perlakuan yang menyenangkan dari istri akan meningkatkan risiko diabetes buat suami. Sementara itu, istri yang suka ngomel, sering marah-marah dan banyak maunya justru akan membuat suami sangat rendah berisiko diabetes alias menjadi lebih sehat.   Walau dikatakan istri yang suka ngomel ternyata baik buat kesehatan suami, hal ini tidak menjamin bahwa suami dengan istri yang suka ngomel akan baik-baik dan selalu sehat lho ya. Tetap ada masa di mana imun tubuh suami menur...

Kesal Diselingkuhi, Istri ini Nekat Lelang Suaminya ke Wanita Lain Seharga 100 Juta!

Tak ada satupun wanita yang mau suaminya berselingkuh, dan pergi meninggalkannya bersama anak-anak. Tapi wanita ini berbeda, dia bahkan dengan rela membiarkan suaminya pergi bersama wanita lain, demi uang. Seorang wanita bernama Ramya asal Karnataka, India menjual suaminya kepada selingkuhan pria itu untuk membayar hutangnya. Melansir Tribun Medan, Ini semua berawal ketika Ramya mendapati suaminya berselingkuh, dan memiliki kekasih lain di belakangnya. Pria itu mulai jarang pulang, dan memilih tinggal di rumah kekasihnya. Sejak itu, Ramya dan suami menjadi sering bertengkar. Satu ketika, wanita itu mendatangi rumah kekasih gelap suaminya, dan melabraknya. Mereka mulai beradu mulut, tentang masalah itu. Dan tiba-tiba, terungkap bahwa Ramya memiliki banyak hutang. Mendengar hal tersebut, kekasih gelap suaminya memberikan penawaran pada Ramya. Ia menyebut, akan membayar hutang Ramya, jika wanita itu mau berpisah dengan suaminya. Ramya awalnya sangat terkejut dengan penawaran tersebut. Tap...