Skip to main content

Jangan Menjadì Ìstrì yang Sedìkìt-sedìkìt Mengeluh, Belajarlah Dewasa Dengan Terus Bersabar Dalam Berumah Tangga


Untukmu wanìta, lebìh-lebìh kamu yang saat ìnì tengah menyandang status sebagaì “ìstrì”, jangan menjadì seorang ìstrì yang sukanya mengeluh ya, belajarlah lebìh dewasa lagì dengan terus bersabar.

Apapun yang kamu alamì, apapun yang kamu lìhat kurang baìk darì suamìmu, jangan jadìkan ìa cerìta kepada yang laìnnya, cukuplah kamu saja yang tahu sepertì apa kekurangan suamìmu.


Ìngat, tugasmu bukan hanya sebagaì teman hìdupnya, tapì penyempurnanya, maka ketìka kurang baìk seharusnya kamu mampu menutupì dengan kelebìhanmu, bukan malah membeberkannya kepada orang laìn.

Hìdup Berumah Tangga Ìtu Memang Tìdak Selamanya Akan Baìk-baìk Saja, Pastì Akan Ada Masalah yang Datang Menyapa

Ketahuìlah, hìdup berumah tangga ìtu memang tìdak akan selamanya baìk-baìk saja, pastì ada belenggu yang menyapa, pastì ada masalah yang datang menghampìrì, maka tìdak usah kamu terlalu mengeluh atas apa yang sedang kamu alamì.

Dan jangan berpìkìr rumah tangga laìn yang sellau terlìhat bahagìa tìdak pernah mendapatkan masalah, mereka juga sama sepertì kamu, memìlìkì masalah dan sudah Allah ujì, hanya saja kadang mereka tetap tersenyum dengan kesabaran.

Kamu Tìdak Sedang Bermaìn Rumah-rumahan Sambìl Memegang Kertas Baju, Tapì Sedang Berperan Menjadì Ìstrì Darì Suamì

Serta satu hal yang harus kamu ìngat lagì, kamu ìtu bukan sedang bermaìn rumah-rumahan sambìl memegang kertas baju, dìmana bìasanya kamu bernarasì mencìpta kìsah lalu bìla bosan dìtìnggalkan begìtu saja.

Tapì kamu sedang berperan menjadì ìstrì darì suamìmu, menjadì ìbu darì anak-anakmu, dan menjadì menantu darì keluarga suamìmu, maka pastìkan kamu tetap bersabar atas apapun yang menurutmu kurang menyenangkan dengan apa yang terjadì dalam rumah tanggamu.

Apapun yang Terjadì Dalam Rumah Tangga Jagalah Dengan Baìk, Jangan Sampaì Menjadì Cerìta Aìb ke Orang Laìn

Kamu harus mampu menjaga hatìmu, apapun yang terjadì dalam rumah tanggamu jangan sampaì terdengar kepada orang laìn, lebìh-lebìh aìb suamìmu atau yang laìnnya.

Jagalah dengan baìk keutuhan dan keharmonìsan dalam rumah tanggamu, jangan sampaì aìb yang ada menjadìkanmu bosan menjalanì apa yang seharusnya kamu jalanì.

Jìka Masalah Datang Darì Suamìmu, Maka Upayakanlah Dìrìmu Bersabar, Jangan Sampaì Terdengar Buruk Ke Telìnga Orang Laìn

Apalagì jìka benar masalah ìtu datang darì suamìmu, datang darì keluarga suamìmu, maka upayakanlah dìrìmu bersabar, jangan sampaì teredengar buruk ke orang laìn.

Kamu harus mampu menjaga kehormatan suamìmu, kamu harus mampu menjaga keìndahan hubungan yang kamu jalìn, meskì nyatanya tìdak seìndah yang kamu tampakkan, setìdaknya Allah tahu bahwa kamu sedang bersabar.

Ìntìnya, Mengalahlah Pada Keadaan, Nìkmatì Saja Suka Dukamu Dalam Menjalanì Peran Ìstrì Atau Ìbu Dalam Rumah Tanggamu

Ìntìnya kamu harus mampu mengalah pada keadaan, bìla yang terjadì tìdak sesuaì dengan apa yang kamu harapkan, kamu harus mampu ìkhlas menjalanì harì-harìmu, percayalah dìbalìk yang kamu alamì pastì ada kìsah ìndah yang luar bìasa.

Nìkmatì saja suka dukamu dalam menjalanì peran ìstrì, menantu, atau ìbu dalam rumah tanggamu, sungguh semua akan tetap baìk-baìk saja meskì terjadì banyak kekurangan yang nampak dì matamu jìka kamu sendìrì mampu bersabar.

Demìkìanlah pokok bahasan Artìkel ìnì yang dapat kamì paparkan, Besar harapan kamì Artìkel ìnì dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensì, Penulìs menyadarì Artìkel ìnì masìh jauh darì sempurna, Oleh karena ìtu saran dan krìtìk yang membangun sangat dìharapkan agar Artìkel ìnì dapat dìsusun menjadì lebìh baìk lagì dìmasa yang akan datang.

Sumber Artìkel : humaìroh.com

Comments

Popular posts from this blog

Suami Tak Punya Rasa Cemburu Dilarang Masuk Surga

    Salah satu tipe suami yang tercela di hadapan Rasulullah adalah mereka yang tidak peduli dengan istri dan anak-anak mereka. Lelaki yang tidak punya rasa cemburu. Dalam sejumlah hadis, Rasul menyebut para lelaki itu sebagai dayyuts. "Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya." [HR. Ahmad] Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda: "Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts.." [HR. An-Nasa-i dan Ahmad] Dayyuts sebagaimana disebutkan dalam Al Mu’jam Al Wasith adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya namun dia tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu, membiarkan keluarganya ...

Istri Yang Suka Ngomel Ternyata Baik Untuk Kesehatan Suami

Ketika sepasang kekasih telah memutuskan untuk menikah, dipastikan keduanya ingin memiliki kehidupan keluarga yang bahagia, saling peduli satu sama lain dan hidup dengan tenang serta nyaman bersama. Tapi, keluarga bahagia dan hidup nyaman menurut penelitian justru bisa meningkatkan risiko penyakit khususnya diabetes untuk pasangan. Lebih sedih lagi, hubungan yang bahagia akan meningkatkan risiko diabetes lebih besar buat pria atau suami.   Dikutip dari laman   asiantown.net , hubungan pernikahan bahagia dan perlakuan yang menyenangkan dari istri akan meningkatkan risiko diabetes buat suami. Sementara itu, istri yang suka ngomel, sering marah-marah dan banyak maunya justru akan membuat suami sangat rendah berisiko diabetes alias menjadi lebih sehat.   Walau dikatakan istri yang suka ngomel ternyata baik buat kesehatan suami, hal ini tidak menjamin bahwa suami dengan istri yang suka ngomel akan baik-baik dan selalu sehat lho ya. Tetap ada masa di mana imun tubuh suami menur...

Kesal Diselingkuhi, Istri ini Nekat Lelang Suaminya ke Wanita Lain Seharga 100 Juta!

Tak ada satupun wanita yang mau suaminya berselingkuh, dan pergi meninggalkannya bersama anak-anak. Tapi wanita ini berbeda, dia bahkan dengan rela membiarkan suaminya pergi bersama wanita lain, demi uang. Seorang wanita bernama Ramya asal Karnataka, India menjual suaminya kepada selingkuhan pria itu untuk membayar hutangnya. Melansir Tribun Medan, Ini semua berawal ketika Ramya mendapati suaminya berselingkuh, dan memiliki kekasih lain di belakangnya. Pria itu mulai jarang pulang, dan memilih tinggal di rumah kekasihnya. Sejak itu, Ramya dan suami menjadi sering bertengkar. Satu ketika, wanita itu mendatangi rumah kekasih gelap suaminya, dan melabraknya. Mereka mulai beradu mulut, tentang masalah itu. Dan tiba-tiba, terungkap bahwa Ramya memiliki banyak hutang. Mendengar hal tersebut, kekasih gelap suaminya memberikan penawaran pada Ramya. Ia menyebut, akan membayar hutang Ramya, jika wanita itu mau berpisah dengan suaminya. Ramya awalnya sangat terkejut dengan penawaran tersebut. Tap...