Skip to main content

Panggil Allah Ketika Kita Sedang Dikecewakan, Karena Hati Akan Tenang Bila Kita Bersama-Nya

Kecewa? coba cek hati kita, masih adakah Allah disitu, masihkan kita begitu bergantung kepada-Nya, dan masihkah kita menyebut kebesaran-Nya dengan penuh harapan besar? jika iya, maka mustahil kita tidak merasa tenang.

Karena hati akan akan tenang bila kita terus bersama-Nya, tidak peduli orang lain mengecewakan kita dengan kekecewaan yang besar, sebab Allah pasti akan melindungi kita untuk tetap baik-baik saja.


Hati Akan Ikhlas Menerima Semua yang Terjadi, Tatkala Allah Selalu Menjadi Andalan Kita Untuk Tenang

Tatkala Allah selalu menjadi andalan kita untuk merasa tenang, maka sekalipun orang lain menyakiti kita, tentu hati akan ikhlas menerima semua yang terjadi.

Kita tidak akan keburu merasa kesal dan tidak terima, jika dari awal kita percaya bahwa kejadian yang kita alami tak lain hanyalah jalan Allah untuk mengajari kita tentang kesabaran.

Kita Tidak Akan Sakit Hati Terlalu Lama, Bila Semua Telah Kita Kembalikan Kepada Allah

Yang jelas, kita tidak akan pernah merasa sakit hati terlalu lama, bila semua yang terjadi telah kita kembalikan kepada Allah.

Kita akan legowo, akan merasa biasa-biasa saja, tatkala Allah selalu menjadi andalan kita untuk memperbaiki hati dari kekecewaan.

Allah Akan Menyambut Kita Dengan Sangat Senang, Bila yang Pertama Kali Kita Panggil Adalah Kebesaran-Nya

Maka datanglah kepada Allah, karena Allah akan menyambut kita dengan sangat senang, bila yang pertama kita panggil adalah kebesaran-Nya, bila yang kita panggil adalah kuasa-Nya.

Dengan cara apa? cobalah banyak-banyak istighfar, karena hati kita akan selamat dari kegundahan apapun, termasuk kekecewaan itu tadi tatkala kita banyak menyebut nama-Nya dan meminta ampun kepada-Nya.

Allah Akan Sangat Bahagia Mendengar Panggilan Kita, Hingga Seketika Itu Juga Hati Kita Akan Membaik

Dan tentu Allah akan sangat bahagia mendengar panggilan kita, Allah akan sangat menyukai seruan kita memanggil-manggil kebesaran-Nya, hingga seketika itu juga hati kita akan membaik.

Darimana itu datang? sebab seketika itu juga pasti Allah akan menaburkan kebaikan dan kasih sayang-Nya pada hati kita, hingga kita akan merasa damai tanpa rasa sakit yang awalnya begitu mengkoyak hati.

Allah Akan Memberi Kita Ketenangan yang Luar Biasa, Sampai Akhirnya Kita Lupa Bahwa Sedang Dikecewakan

Iya, Allah akan memberi kita ketenangan yang luar biasa, Allah akan memberi kita obat dari rasa kecewa yang tadinya membuncah, sampai akhirnya kita lupa bahwa kita sedang dikecewakan.

Sebab itulah mengapa kita harus memanggil Allah ketika sedang tidak baik-baik saja, karena hanya kuasa-Nya lah yang benar-benar mampu membuat kita merasa tenang kembali dalam kekecewaan yang ada.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Sumber Artikel : Humairoh.com 

Comments

Popular posts from this blog

Suami Tak Punya Rasa Cemburu Dilarang Masuk Surga

    Salah satu tipe suami yang tercela di hadapan Rasulullah adalah mereka yang tidak peduli dengan istri dan anak-anak mereka. Lelaki yang tidak punya rasa cemburu. Dalam sejumlah hadis, Rasul menyebut para lelaki itu sebagai dayyuts. "Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya." [HR. Ahmad] Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda: "Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts.." [HR. An-Nasa-i dan Ahmad] Dayyuts sebagaimana disebutkan dalam Al Mu’jam Al Wasith adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya namun dia tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu, membiarkan keluarganya ...

Istri Yang Suka Ngomel Ternyata Baik Untuk Kesehatan Suami

Ketika sepasang kekasih telah memutuskan untuk menikah, dipastikan keduanya ingin memiliki kehidupan keluarga yang bahagia, saling peduli satu sama lain dan hidup dengan tenang serta nyaman bersama. Tapi, keluarga bahagia dan hidup nyaman menurut penelitian justru bisa meningkatkan risiko penyakit khususnya diabetes untuk pasangan. Lebih sedih lagi, hubungan yang bahagia akan meningkatkan risiko diabetes lebih besar buat pria atau suami.   Dikutip dari laman   asiantown.net , hubungan pernikahan bahagia dan perlakuan yang menyenangkan dari istri akan meningkatkan risiko diabetes buat suami. Sementara itu, istri yang suka ngomel, sering marah-marah dan banyak maunya justru akan membuat suami sangat rendah berisiko diabetes alias menjadi lebih sehat.   Walau dikatakan istri yang suka ngomel ternyata baik buat kesehatan suami, hal ini tidak menjamin bahwa suami dengan istri yang suka ngomel akan baik-baik dan selalu sehat lho ya. Tetap ada masa di mana imun tubuh suami menur...

Kesal Diselingkuhi, Istri ini Nekat Lelang Suaminya ke Wanita Lain Seharga 100 Juta!

Tak ada satupun wanita yang mau suaminya berselingkuh, dan pergi meninggalkannya bersama anak-anak. Tapi wanita ini berbeda, dia bahkan dengan rela membiarkan suaminya pergi bersama wanita lain, demi uang. Seorang wanita bernama Ramya asal Karnataka, India menjual suaminya kepada selingkuhan pria itu untuk membayar hutangnya. Melansir Tribun Medan, Ini semua berawal ketika Ramya mendapati suaminya berselingkuh, dan memiliki kekasih lain di belakangnya. Pria itu mulai jarang pulang, dan memilih tinggal di rumah kekasihnya. Sejak itu, Ramya dan suami menjadi sering bertengkar. Satu ketika, wanita itu mendatangi rumah kekasih gelap suaminya, dan melabraknya. Mereka mulai beradu mulut, tentang masalah itu. Dan tiba-tiba, terungkap bahwa Ramya memiliki banyak hutang. Mendengar hal tersebut, kekasih gelap suaminya memberikan penawaran pada Ramya. Ia menyebut, akan membayar hutang Ramya, jika wanita itu mau berpisah dengan suaminya. Ramya awalnya sangat terkejut dengan penawaran tersebut. Tap...