Skip to main content

Seperti Apapun Kamu Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Menjadi Lebih Baik, Asal Kamu Sungguh-sungguh


Tidak ada kata terlambat untuk menjadi lebih baik, kecuali nafasmu sudah ditenggorokan, dan bersyukurlah jika ditengah dosa-dosa yang kamu lakukan Allah masih menyentuh hatimu dengan sebuah hidayah.
Karena itu artinya Allah masih benar-benar menyayangimu dan ingin menjadikanmu sebagai manusia yang kembali dalam fitrah-Nya. Selagi kamu sungguh-sungguh pasti akan Allah berikan kesempatan terbaik.
Saat dirimu memantapkan diri untuk menjadi lebih baik, maka lakukanlah dengan sungguh-sungguh, tidak usah mendengarkan cibirang orang lain yang terkadang menvonis dan selalu mengaitkan apa yang telah kamu lakukan dimasa kemaren, sebab berubah menjadi lebih baik walau terlambat itu tidak apa-apa, daripada tidak sama sekali.
Dan beruntunglah kamu yang hatinya masih Allah kembalikan seelum waktu kembali yang sesungguhnya, karena itu artinya Allah masih benar-benar mengingini dirimu untuk merasakan indahnya dunia syurga kelak diakhiratnya.
Maka, jangan sia-siakan kesemptan tersebut, jika hatimu tersentuh untuk menjadi lebih baik, segeralah tanpa harus memikir panjang.
Sebab perbuatan baik memang harus disegerakan, dan perlu kamu ingat bahwa sekecil apapun perubahan menjadi lebih baik yang kamu lakukan akan selalu Allah balas dengan begitu sempurna dan Elegan.
Jadi, jangan pernah berhenti dan menyerah untuk terus menjadi lebih baik lagi, dan lagi. Karena saat kau diberi kesempatan untuk kembali baik, hal itu membuktikan bahwa Allah tengah memberi jalan menuju syurga untukmu.
Hanya tinggal seberapa besar usaha dan pengharapanmu kepada kebaikan Allah, maka berusahalah untuk terus mengharap dan berprasangka baik kepada Allah.
Agar langkah menjadi lebih baikmu selalu Allah mudahkan dengan segala ridla-Nya, karena saat Allah sudah ridla maka sesuatu yang awalnya nampak sulit akan mudah dilalui.
Karena seburuk apapun sikap dan perbuatanmu dimasa silam, kamu berhak menajdi lebih baik dari masa kemasa, sebab Allah maha pengampun dan maha penyayang.
Dan tugasmu hanyalah terus mengharap kebaikan dan ke ridlaan Allah dengan terus berusaha menjadikan diri menjadi lebih baik, maka perbaikilah hati dan menghambamu kepada Allah.
Agar Allah pula senantiasa menyentuh hatimu dengan rahman ddan rahim-Nya terus menerus, sehingga keinginan menjadi lebih baikmu selalu dimudahkan dan berjalan dengan baik dan sempurna. Amienn
Maka, menjadi lebih baiklah kamu dengan terus mengharap kebaikan-kebaikan yang datag dari ridla Allah, jangan hiraukan orang-orang yang senantiasa mencibirmu sebab dosa dan kesalahan-kesalahan yang pernah kamu perbuat dimasa silam.
Karena memang dalam rumus menghamba kepada Allah tidak ada yang namanya kata terlambat, dan perlu kamu ingat bahwa siapapun kamu diamsa lalu maka kamu berhak menjadi lebih baik.

Comments

Popular posts from this blog

Suami Tak Punya Rasa Cemburu Dilarang Masuk Surga

    Salah satu tipe suami yang tercela di hadapan Rasulullah adalah mereka yang tidak peduli dengan istri dan anak-anak mereka. Lelaki yang tidak punya rasa cemburu. Dalam sejumlah hadis, Rasul menyebut para lelaki itu sebagai dayyuts. "Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan orang yang tidak memiliki sifat cemburu yang menyetujui perkara keji pada keluarganya." [HR. Ahmad] Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda: "Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts.." [HR. An-Nasa-i dan Ahmad] Dayyuts sebagaimana disebutkan dalam Al Mu’jam Al Wasith adalah para lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya namun dia tidak punya rasa cemburu dan tidak punya rasa malu, membiarkan keluarganya ...

Istri Yang Suka Ngomel Ternyata Baik Untuk Kesehatan Suami

Ketika sepasang kekasih telah memutuskan untuk menikah, dipastikan keduanya ingin memiliki kehidupan keluarga yang bahagia, saling peduli satu sama lain dan hidup dengan tenang serta nyaman bersama. Tapi, keluarga bahagia dan hidup nyaman menurut penelitian justru bisa meningkatkan risiko penyakit khususnya diabetes untuk pasangan. Lebih sedih lagi, hubungan yang bahagia akan meningkatkan risiko diabetes lebih besar buat pria atau suami.   Dikutip dari laman   asiantown.net , hubungan pernikahan bahagia dan perlakuan yang menyenangkan dari istri akan meningkatkan risiko diabetes buat suami. Sementara itu, istri yang suka ngomel, sering marah-marah dan banyak maunya justru akan membuat suami sangat rendah berisiko diabetes alias menjadi lebih sehat.   Walau dikatakan istri yang suka ngomel ternyata baik buat kesehatan suami, hal ini tidak menjamin bahwa suami dengan istri yang suka ngomel akan baik-baik dan selalu sehat lho ya. Tetap ada masa di mana imun tubuh suami menur...

Kesal Diselingkuhi, Istri ini Nekat Lelang Suaminya ke Wanita Lain Seharga 100 Juta!

Tak ada satupun wanita yang mau suaminya berselingkuh, dan pergi meninggalkannya bersama anak-anak. Tapi wanita ini berbeda, dia bahkan dengan rela membiarkan suaminya pergi bersama wanita lain, demi uang. Seorang wanita bernama Ramya asal Karnataka, India menjual suaminya kepada selingkuhan pria itu untuk membayar hutangnya. Melansir Tribun Medan, Ini semua berawal ketika Ramya mendapati suaminya berselingkuh, dan memiliki kekasih lain di belakangnya. Pria itu mulai jarang pulang, dan memilih tinggal di rumah kekasihnya. Sejak itu, Ramya dan suami menjadi sering bertengkar. Satu ketika, wanita itu mendatangi rumah kekasih gelap suaminya, dan melabraknya. Mereka mulai beradu mulut, tentang masalah itu. Dan tiba-tiba, terungkap bahwa Ramya memiliki banyak hutang. Mendengar hal tersebut, kekasih gelap suaminya memberikan penawaran pada Ramya. Ia menyebut, akan membayar hutang Ramya, jika wanita itu mau berpisah dengan suaminya. Ramya awalnya sangat terkejut dengan penawaran tersebut. Tap...